Short Message for My Beloved Kids

Jangan pernah putus asa dengan hidupmu, karena Tuhan tidak pernah putus asa membentukmu!

Tuesday, November 20, 2018

My Girl become a mother (3)

...sekitar jam 10 pagi, libur dalam rangka Maulud Nabi Muhammad SAW, tanggal 20 Nopember 2018.. anakku keluar dari kamar mandi, masih belitan handuk... bertanya kepadaku dengan nada cemas tergambar jelas dari sepasang matanya yang belok... ".. ibu.. kok aku pipisnya ga brenti2 yaa... tapi keluarnya bening dan ga pesing... apa ketubanku pecah ?"
..langsung ku klik tanda ' X ' di sudut kanan atas layar komputerku... ga jadi bikin laporan keuangan proyek deh.. alhamdulillah anakku sudah pecah ketuban... insya Allah bayinya akan segera lahir..
Segera kusuruh anakku dan suaminya untuk bersiap-siap... adik bungsunya kuminta untuk standby di rumah for emergency call... harusnya dia pergi survey ke Tuntang, tp karena kakaknya akan melahirkan, ade' memutuskan untuk menunda lagi surveynya...

Sampai di RS Elisabeth, kuturunkan anakku di IGD, sementara aku mencari tempat parkir... alhamdulillah dapat tempat di basement, jadi kanjeng kyai kidang kencana yaksa tidak kepanasan, padahal tadi dibilang paknya parkir bahwa tempatnya penuh... alhamdulillah ada 1 mobil yang keluar...

Kususul anakku ke Ruang VK Anna, ternyata belum sampai di ruang tersebut, masih di IGD... sekitar 11.30 WIB barulah calon ibu muda ini diantarkan dengan kursi roda ke ruang VK Anna... wajahnya kelihatan agak tegang.. ditemani suaminya masuk ke ruang VK Anna.... ruang yang sama yang pernah kumasuki tahun 2017 untuk histerektomi.. Jam setengah 2 siang menantuku keluar, gantian aku yang masuk menemani sementara dia sholat dan menyiapkan kamar untuk tempat rawat inap nanti kalau bayinya sudah lahir... Anakku yang nomer 2 kutelpon, kukabari bahwa kakaknya sudah pecah ketuban dan insya Allah akan segera melahirkan, kuminta untuk menemani di RS dan juga membelikan makan siang untuk kakak iparnya...
Jujur... aku gugup juga... karena 22 tahun yang lalu, pada tanggal 20 Nopember 2018 kukabarkan pada almarhum bapakku bahwa aku sedang hamil cucunya yang ke 3... dan pada tanggal 22 Nopember 2018, bapak terpeleset di kamar mandi dan kemudian meninggal dunia... entah kenapa... ada perasaan kuwatir dan takut... semampuku, kubaca doa dan sholawat yang aku bisa... untuk anakku dan calon cucuku...

Saat menemani, kuhibur anakku dengan cerita-cerita lucu, pengalaman saat dulu melahirkan dirinya dan adik-adiknya... kusemangati..supaya kuat... sampai pukul 16.30 WIB saat diperiksa oleh suster, masih bukaan 2 !! ... ada kemungkinan kalau tidak ada progress, harus menjalankan operasi cesar, karena air ketuban sudah banyak yang keluar.. Kupersiapkan mental anakku dan juga menantuku untuk semua kemungkinan yang terjadi... karena mereka berdua sepakat untuk melahirkan secara normal... Mendekati maghrib, pukul 17.40 WIB kontraksi kulihat melalui jam digital di layar hp ku mulai intensif... setiap 3 menit, anakku menggenggam erat tanganku karena kontraksi yang datang menyakitkannya... kuingatkan untuk menarik nafas dan menghembuskan lewat mulutnya..."beri oksigen yang banyak untuk anakmu, nduk ... supaya dia sehat dan kuat untuk lahir..." ... dan sungguh luar biasa anakku... gadis kecilku... semangatnya...ketabahannya untuk menikmati rasa sakit seorang ibu yang akan melahirkan... jam 18.00 WIB kuberitahu suster bahwa kontraksinya semakin teratur... tapi kata suster, nanti akan diperiksa lagi jam 18.30 WIB ... karena kalau keseringan diperiksa dalam, air ketubannya jadi banyak yang keluar... wealaah... tapi karena suster lebih tahu ... ya aku diam saja..

Mungkin mendengar suara kesakitan anakku yang makin intensif, akhirnya suster memeriksa juga kondisi jalan lahir anakku... alhamdulillah ternyata sudah buka 6 menuju ke 7... Lalu aku pamit mau sholat maghrib dulu... saat gugup dan ketakutan... dan khawatir... pikiranku seperti blank... cuma satu yang kuingat harus kulakukan... mohon pertolonganNYA...  Kuajak anakku no 2 untuk sholat berjamaah di kamar yang sudah dipersiapkan untuk rawat inap kakaknya pasca melahirkan ...

Baru saja selesai, sholat magrib, masuk 2 orang suster ke ruangan untuk mengambil tempat tidur... "loh... apakah bayinya sudah lahir, sus ?" tanyaku kaget... "tidak tau, bu... kami hanya diminta suster dari VK Anna untuk membawa tempat tidur ke sana," jawab salah satu suster ...
Segera kuikuti suster-suster itu menuju ke ruang tempat melahirkan... alhamdulillah pasien yang saat itu akan melahirkan hanya anakku, jadi aku bisa ikutan masuk dan memantau dari dekat semua "atraksi" di dalam ruangan itu... sayangnya tidak boleh didokumentasikan... kode etik..

Ternyata proses membukanya jalan lahir anakku berjalan sangat cepat, jam 18.05 WIB buka 6 menuju 7.. jam 18.30 WIB sudah buka 8 dan dokter sudah hadir... Mendengar dan melihat bagaimana anakku berteriak, menangis, merintih kesakitan... ya Allah... sungguh siksaan bagiku... Ingin kupeluk, kutemani... tapi itu tidak baik, harus suaminya yang mendampingi, supaya tau bagaimana perjuangan istrinya... Dengan sabar para suster dan dokter membimbing anakku agar proses persalinannya lancar.. Alhamdulillah tepat pukul 19.20 WIB... setelah azan isya'... mahkluk kecil dengan rambut hitam itu muncul dari gua garba ibunya... Allahu Akbar !! ...
newborn baby boy..
 Suster segera melakukan tindakan untuk menghangatkan si bayi... CUCUku...😊 menyedot cairan ketuban.. menimbang.. mengukur panjangnya dan embuh diapain saja... sementara dokter menjahit luka bekas melahirkan pada anakku yang sudah bisa tertawa saat bayinya... anak pertamanya itu... didekapkan di dadanya...

beberapa menit kemudian.... penampilannya berubah ya...
Semua kebutuhan bayi dipinjami oleh RS dulu... jadi cukup menyediakan seperangkat perlengkapan bayi untuk pulangnya saja.. popok, handuk, selimut, perlak, bedong sudah disediakan oleh RS..

Wednesday, November 14, 2018

My Girl become a mother (2)

Karena belum juga ada progres terbukanya jalan lahir (masih bukaan 2 terus..) dokter mengijinkan anakku untuk pulang dulu.. dengan saran untuk lebih banyak jalan-jalan...
Dari kampus, kujemput anakku ... dalam perjalanan aku teringat bahwa anakku tidak menyertakan rok dan hanya menyiapkan tunik panjang saja... jiaann tenan owq... terus gimana itu nanti pulangnya, mosok pake daster ... apa aku belikan saja celana batik di koperasi UNDIP ya ? atau barangkali ada baju batik besar ?? ...wah kemungkinannya terlalu kecil... Anak sekarang memang terlalu meremehkan yang namanya persiapan... jadinya ya gini ini... lalu aku ingat, bahwa mukena yang ada di tas anakku warnanya senada dengan blouse nya... yha wislah... kusuruh dia memakai bagian bawah mukenanya sebagai rok... dengan bergo putih menutupi daster yang senada dengan bawahan mukenanya...

Setelah suaminya mengurus semua administrasi yang diperlukan untuk keluar dari RS, kami bertiga menuju ke Toko Perlengkapan Bayi yang alamatnya diperoleh via internet... Testimoni yang diberikan cukup menarik... Riskan sebenarnya, tapi waktunya sudah terlalu dekat dengan HPL si baby.. Jadi yo wislah... bismillah..kami meluncur menuju Toko Bon Bon di daerah Sompok...

Tokonya tidak terlalu besar, tapi lengkap juga... dengan rate harga mulai dari premium hingga super... Mbak nya yang jaga sangat ramah, membantu mengingat-ingat semua perlengkapan bayi yang diperlukan... gawat juga iki...😅 Tapi kulihat anakku dan suaminya sudah siap untuk memborong mulai dari perlengkapan newborn baby hingga ember mandi, kosmetik baby, kosmetik pasca melahirkan... wow... namanya ember juga macam2, ada yang dilengkapi dengan alas anti slip, dudukan bayi, bahkan lubang outlet yang memudahkan untuk membuang air bekas mandi bayi tanpa harus dituangkan embernya...

Aneka selimut, handuk, bedong dengan motif yang warna warni... aku pribadi sih lebih suka yang polos, putih... kesannya bersih gitu... tapi ternyata bukan tanpa alasan bahwa perlengkapan bayi sekarang warna warni, katanya untuk menstimulus si bayi sedini mungkin... supaya peka terhadap warna.. Ada juga botol dot anti tersedak... liquid talk, karena compact talk atau powder talk bisa mengganggu pernafasan si baby.. Lotion anti iritasi... sabun anti alergi, shampoo yang tidak pedih di mata untuk baby... harganya yaaa.... tidak murah menurutku... tapi untuk pasangan yang baru pertama kali punya baby ya biar sajalah... hitung2 untuk pengganti baby sitter...
ga ingat bahwa barusan keluar dari Rumah Sakit.. memang belanja adalah obat yang manjur bagi wanita

suami yang baik adalah suami yang penghasilannya melebihi belanja istrinya...😗😄 alhamdulillah..

tawamu, nduk... ekspresi kebahagiaan seorang calon ibu muda saat mempersiapkan keperluan bayinya ...

pertimbangan dalam menentukan keperluan bayinya dilakukan berdua... ibunya hanya mengingatkan jika barang yang diperlukan harganya tidak reasonable..

Tuesday, November 13, 2018

My girl become a mother (1)

Siang itu, tanggal 13 Nopember 2018.. aku masih di kantor dengan setumpuk laporan keuangan yang harus segera diselesaikan... masuk telpon dari menantuku, mengabarkan bahwa Iga, istrinya, sudah kontraksi dan disarankan untuk segera opname menunggu kelahiran putra pertama mereka...
Usia kehamilannya sudah memasuki bulan ke 9, dengan Hari Perkiraan Lahir tanggal 26-29 Nopember 2018... tapi ini masih tanggal 13 Nopember 2018 sudah kontraksi...bahkan menurut bidan di IGD Rumah Sakit Elisabeth... yah mungkin memang sudah waktunya..

Segera saja aku minta ijin rekan sekantorku untuk cabut ke RS menemani anak perempuanku satu-satunya... di perjalanan menuju RS kutelpon de' Ares untuk membantuku membawakan perlengkapan kakak dan calon keponakannya ke Rumah Sakit.. Perasaanku campur aduk... apa iya bakalan punya cucu? apa iya anak perempuanku akan jadi seorang ibu ? ya Allah... semoga ibu dan bayinya diberi kesehatan dan keselamatan... ndak henti-hentinya doa kulangithadirkan untuk keselamatan anakku dan calon cucuku... CUCU ?? ...wow....

Jauh-jauh hari sudah kusarankan anakku untuk menyiapkan kebutuhan dirinya dan bayinya saat nanti menjelang kelahiran bayinya, supaya tidak gelagapan... karena untuk kelahiran normal, waktunya tidak bisa diprediksi dengan tepat, beda dengan kelahiran melalui operasi cesar... Setidaknya ada seperangkat baju dengan bukaan depan untuk memudahkan saat menyusui bayinya nanti, pembalut, alat mandi, gurita... gurita sekarang sudah ada yang berbentuk seperti korset/straples, jadi memudahkan pemakainya... tetapi menurutku, setagen yang panjang lebih berguna, karena bisa membalut mulai dari paha hingga perut... kalau korset/straples hanya bisa mengcover bagian perut dan pinggang saja, pinggul dan paha tidak bisa ikut dibalut... tapi tergantung pemakainya juga sih, kalau tinggi badannya sekitar 160 cm mungkin bisa juga mengcover dari paha hingga perut... lha tinggi badan anakku 174 cm je...

Masuk ke ruang VK Anna kulihat anakku lemas, sempat dibantu dengan oksigen... lalu diminta untuk berganti dengan baju dari RS.. adiknya belum bisa datang dengan cepat karena masih harus menyelesaikan kuliahnya dulu, baru pulang ke rumah mengambil baju kakaknya dan meluncur ke RS... #mywonderboy

Ditunggu hingga 24 jam, tidak ada progres terbukanya jalan lahir, sehingga bisa pulang dulu... Kemungkinan kontraksi yang dirasakan anakku karena perutnya sakit akibat diare... sedangkan dokter tidak bisa memberikan obat diare, karena obat diare dapat menghentikan kontraksi... sehingga selama di RS anakku hanya diberi oralit... setiap kali ditanya suster, apakah perutnya kontraksi ? kenceng2 gitu ? ... dijawab tidak... malah cengengesan...


Monday, June 18, 2018

Jepara D'Season 2018

Entah kenapa, rasanya kepengeeenn banget liburan Lebaran dengan anak-anak dan suami.. Meskipun kondisi keuangan masih belum jelas.. Tapi semenjak kehilangan yang besar itu, rasanya Geld spielt keine Rolle mehr.. Insya Allah uang bisa dicari..
Jadi yaa... biarlah.. masa bodoh dengan after Lebaran.. bisa jadi aku sdh ndak hidup lagi ..

ide lucu bojoku suka bikin aku ge er deh

dipotret Ares yg setia menemani

Sementara kakak2nya pd tidur, Ares bertindak sebagai jurupotret
Sebetulnya, sebelum Iga dan suaminya datang bergabung di malam ke 2, aku berharap ada sesuatu yang romantis dari mu... Tapii.. zonk !!
Puas makan malam pada nge-Gym

Asyik sendiri si ade' ..

Saat yg membahagiakan, between dad and his Sons

The Men I love

Di pinggir pantai Bandengan

Coutions... my Bojo

Kulineran Jepara, mulai Soto Kerbau sampai Kebab pinggir jalan


Friday, June 15, 2018

Lebaran pertama di Kel A. Soetardjo

Tahun 2018 ini tahun pertama ku merayakan Idul Fitri bersama keluarga suamiku. Kumpul di rumah mbak Poppy di Ayodya. Dilanjutkan nyekar bersama ke Purwodadi. Tapi Iga dan adik-adiknya ga ikut, eman2 dengan kehamilan anakku perempuan satu-satunya itu..


Nyekar di makam keluarga almarhumah maminya mas J. Masih belum mudheng semua ini siapa dan itu siapa.. banyak banget..

Lebaran 2018

For the first time, saat Lebaran aku ga masak, ga bikin kue, ribet dengan banyak hal yg kupikir kok yo kayak kurang gaweyan, tp aku harus terus berusaha mencukupi rejeki keluargaku.. sementara Allah masih mempercayakan rejeki keluargaku melalui aku..

Setidaknya, membayangkan akan berkumpul dengan anak-anakku lagi membuatku sedikit bersemangat menyambut Lebaran 2018

Kedatangan Tommy dan Ari, membuatku jd berarti sbg seorang kakak

keluarga kecilku sekarang

my biga

My Family

Laki-laki ku

The Big Kids

Friday, February 16, 2018

...seksi age

ironis juga rasanya...
setiap kali ada yg ulang tahun, selalu aku yg ribut berusaha menyiapkan sesuatu yg spesial,
entah itu hadiah... acara.. atau apalah..
semakin anak-anak tumbuh dewasa, hadiahnya juga makin berasa harganya..
tapi adalah suatu kebahagiaan sendiri jika melihat raut wajah mereka berseri-seri
..
giliran diri sendiri ulang tahun, nothing happened... :)
berharap saat hari H ada surprise... yo ora ki.. hehehe
sering lihat postingan teman2 yang dapat surprise dari anak-anak dan suaminya saat ulang tahun..
ada kue di tengah malam..
bunga di pagi hari...
pengen juga digituin..
malah menjelang ulang tahun dikasih proposal macam2...
yg minta sepatu lah, yg mau hp baru..
tagihan matrial karena mbetulin teras dan garasi yang jebol..
masih ditodong buat makan2...

kadang si ade' yg nyeletuk... kita ulang tahun, ibu yg ntraktir... sekarang ibu ulang tahun kok ibu juga yg ntraktir...

yaah... apapun yg diberikan Allah padaku, kuyakini as the best
semoga Allah memberiku kekuatan, kesabaran dan keikhlasan yang tak berkesudahan..
masih terus mengijjinkan diri ini sehat, kuat, amanah sebagai saluran berkahNYA bagi keluarga ku..

though am still a human being..

Friday, January 26, 2018

First job for my tiger boy

... alhamdulillah doaku dikabulkan
setelah melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi berkas, wawancara, psikotest, kesehatan dan mbuh apalagi.. si mas lolos utk bekerja di Bank Mandiri.. masih status kriya di frontline sih.. tp betul2 amazing... baru sekali ngelamar kerja alhamdulillah langsung dapat pekerjaan... Allahu Akbar..
si mas jadi lebih rajin bangun pagi... mandi.. pake baju rapi..

kalau kemudian di saat awal kerja ada beberapa kejadian yg tidak menyenangkan ya lumrah lah...
dimarahi headteller yo wajar... lha wong belum training sdh ditempatkan di loket teller... pdhl background nya sarjana desain komunikasi visual...
semoga tetap sabar... ikhlas dan amanah menjalankan pekerjaanmu ya, mas...


-- meskipun jujur, pengeeeen banget nyariin sopo iku si mbak headteller yang bawaan bayinya jadi ga suka pada anakku... nanti nek njur bayine mirip anakku ngganthenge kan aku rugi... --

Friday, November 10, 2017

a new days (2)

tidak mudah menjalani sesuatu yang baru
berangkat dari nol, harus ikhlas, harus legawa
aber es it ganz so schwer..

satu sisi dengan kewajiban untuk membimbing mahasiswa2ku meraih jenjang sarjananya, di sisi lain harus berdamai dengan hatiku pada masalah adaptasi ..pd kondisi baru di hidupku..
kemampuanku tidak cukup tinggi untuk membimbing skripsi mahasiswa2ku,
tapi kenapa mereka percaya padaku ? aku ga pandai mengarahkan mereka, aku hanya bisa menyemangati mereka ...memotivasi untuk terus maju..
sementara kondisi jiwaku, ragaku, pikiranku terasa penuh dengan kewajiban, tanggungjawab, dan resiko yg muncul akibat dari keputusan2ku..

aku yg menghadirkan dia dalam hidupku
aku yg minta pd Allah utk megijinkan dia kumiliki
dan sebenarnya Allah sdh menunjukkan kekurangan dan kelebihannya pdku,
tp aku nekat untuk terus memintaNya jadi milikku,
entah berapa puluh juta biaya yg sdh kukeluarkan untuk memperbaiki penampilanku,
agar dia tertarik dan mencintaiku, menyayangiku... ternyata percuma saja..

kalau orang lain tau ..kalau saudara2 tau.. pasti mereka bilang aku bodoh,
ironis juga, bahwa semua peningset itu aku yg mengadakan, pesta itu, aku juga yang menjadikan nyata.. kusayangi dia sepenuh hatiku, kujaga sikapku, ucapanku agar tidak menyakiti perasaannya, tapi yang kulakukan masih saja belum cukup untuk mendapatkan respect darinya... masih saja kurang bisa memuaskannya, tidak bisa membuatnya menjadikan aku seseorang yg berarti dalam hidupnya..
semua jadi terasa semu..

betapa pun aku berusaha untuk memahami kondisinya,
lama tidak berada dalam satu keluarga utuh,
lama tidak merasa perlu untuk memahami posisinya als Man und Vater
tidak memahami pola pikir aris yg menerimanya sbg sosok bapak yg selama ini ga pernah didapatkannya, masih saja aris cacat besar di matanya... tidak mau mencoba mengerti bahwa seringkali yg diucapkan aris tidaklah seperti yg dipikirkan dan dimaksudkan.. kalau toh aris pernah berucap yg salah atau tidak simpatik, pasti ada sebabnya, tekanan terhadap kuliahnya yg pasti...
kalau saja dia mau memahami aris yg sesungguhnya..
ardan juga terlihat jelas cacatnya.. nobody is perfect.. tdk bisa pohon yg sdh terlanjur tumbuh besar diminta berubah tanpa bantuan tangan kita.. aku mau pohonku tumbuh ke kiri, ya harus rajin dipangkas cabang yg tumbuh di bagian kanan.. kecuali jika pohon itu dirawat sejak kecil, diarahkan tumbuhnya sesuai mau kita..

sebisaku kulakukan kewajibanku sebagai seorang istri sekaligus sebagai aliran berkahNYA...
ikhlas.. harus ikhlas.. bersyukur bahwa Allah masih melewatkan rejeki melalui aku..
semoga Allah berikan aku kekuatan, rejeki, kesehatan, ampunan dan kasih sayangNYA padaku, agar aku bisa terus mendampingi dan menjalankan kewajibanku ssebagai seorang istri dan seorang ibu..
aku yg memohonkan kehadiran nya di sisiku... dengan seijin Allah .. dan karena Allah pula akan kutempuh hari2 ini dengan ikhlas..jangan ijinkan dia menyakiti saya ya Allah,
apa pun yg terjadi, kupasrahkan padaMu ya Allah..
hanya kuasaMu yg kuminta untuk membuka hatinya, menyadarkannya bahwa aku sangat menyayanginya....

Monday, October 23, 2017

Jenjang S1 Ardan

SMS itu pendek saja bunyinya.. "bu..aku udh lulus.."
alhamdulillah... selesai sudah studi jenjang S1 mu cah bagus.., semoga menjadi berkah bagimu dan bagi orang banyak.. Tidak mudah untukmu menyelesaikannya pasti, di antara keinginan untuk bermain, dan kewajiban untuk menyelesaikan studimu... bukan untuk ibu, insya Allah untuk bekalmu ke depan nantinya... ibu tidak bisa membekalimu dengan sempurna, untuk menjadikanmu laki2 kebanggaan agama, bangsa dan keluarga... ibu hanya bisa berdoa..dan terus berdoa.. semoga Allah berkenan untuk selalu melindungi dan menyayangimu... aamiin

Thursday, October 12, 2017

Biga, MSc

my supergirl...
terimakasih ya, nduk..
maaf ibu tidak bisa mendampingimu
(ga penting juga sih ya... :)  )
Semoga selalu dalam berkahNYA, dan bahagia karena ridhoNYA..
aamiin yra

Thursday, February 23, 2017


ibu sayang iga...
apapun yg bikin iga bahagia, insya Allah ibu penuhi...
no matter what...

Sunday, February 19, 2017

no more white roses...

duluuu...waktu iga masih dengan seragam putih abu2nya,
pulang sekolah dibelikannya ibunya ini setangkai bunga mawar putih,
pura2nya happy valentine ya bu...., katanya ceria...

and am so happy...

lalu pd tanggal 23 Februari ...dibelikannya lagi setangkai mawar putih,
selamat ulang tahun ya buu....

ya Tuhan, bahagianya....

tapi sekarang tidak lagi aku bisa berharap itu semua dari iga,
merayakan valentine itu ga benar,
ucapan selamat hanya untuk Rasullullah...


.........

semakin sulit rasanya utk bisa berkomunikasi dengan anakku perempuan satu-satunya,
mungkin karena kami terlalu lama tidak bersama-sama,
kenangan terakhir saat iga mengikuti lomba mengarang cerita tingkat nasional, yg mengharuskan Iga menginap di solo, di wisma haji, sedangkan aku harus ke Bogor,
terlihat di wajahnya yg ayu, di matanya yg cerdas, keinginan agar aku menemaninya,
kukatakan saat itu pd iga,
ibu punya tugas, iga juga...
mari kita selesaikan sendiri2 tugas kita, ada Allah bersama kita,
dan kita bisa bersama lagi setelah tugas kita masing2 selesai...

dan sekarang aku menyesal mengatakan itu pd iga

karena igaku menjadi anak yang sangat berkelebihan mandiri,
tidak memerlukan sosok pendamping lain selain Tuhannya,

...ambilkan bulan, bu...
ambilkan bulan bu...yang slalu bersinar di langit...

ibu ga akan lupa dg suara lantangmu menyanyikan lagu itu di sebelah kiri ibu , saat kita pergi bersama-sama, berdua saja...

sekarang iga sdh bisa meraih bulan iga sendiri...

Tuesday, August 09, 2016

Sugeng tindak ibu...insya Allah Husnul Khatimah

Ibu ndak ngendika apa2...
Ibu mungkin sdh kirim pertanda, tp Nining yg tidak paham. Biasanya ibu selalu nyariin Nining kalau sehari saja tidak berkabar, tidak ke Erlangga.. tp ini lebih dari seminggu ibu ga protes sedikit pun...Telpon pun cm sebentar..
Nyesel banget rasanya karena seminggu sebelum ibu ditimbali Gusti Allah, Nining tidak niliki ibu..
Nining terlalu nyaman pd kondisi ibu yg tenang.. pdhl ibu selalu minta nining utk "ibune sok ditiliki yo.."..
Sampai ibu tindak pun tanpa pamitan..
ibuku cantik

Nining dan Tommy sekarang sdh yatim piatu ibu... Ning rasanya sendirian..
Apapun kersane Gusti Allah adalah yg terbaik... Semoga ibu bahagia bersama Gusti Allah dan bapak di surga..
AAmiin yra..

Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran..

  "Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah serta ibuku, kasihanilah mereka sebagaimana kasih mereka padaku sewaktu aku masih kecil"

Tuesday, July 26, 2016

Myom

Setelah beberapa bulan flek dan pendarahan yg kukira menjelang menopause, akhirnya bleeding tak tertahankan tanggal 20-21 July 2016 yang lalu. Dokter menyarankan utk segera dioperasi. Tapi tanggal 23 July 2016 mesti menerima lamaran untuk anakku perempuan. Jadilah nego dengan obat utk menghentikan pendarahan sementara.

Tanggal 25 July 2016 cari rujukan dan tanggal 26 July 2016 mulai rawat inap di RST Semarang. Tanggal 27 July dikuret dulu, karena persiapan pernikahan (ijab kabul) anakku sudah dekat. Kuwatir recovery pasca operasi tidak mendukung persiapan acara anakku.

Tanggal 28 July 2016 kutelpon ibuku bahwa aku tidak apa2 dan bersiap utk pulang ke rumah. Tapi ibu seperti kurang paham dg apa yg terjadi padaku. Yo wis lah..malah bagus, ibu jd tidak kepikiran.
Entah kapan operasi myom akan dilaksanakan. Katanya, diameter 10 cm itu besar ...
lahawla wala quwatta illah bilah...

Friday, January 01, 2016

what a beautiful day...

trenyuh rasanya liat si ade'..yg tidak pernah enggan mengerjakan sholatnya... alhamdulillah selalu diusahakan utk tepat waktu..
pulang dari kuliah, pulang dari dolan...tidak perlu diingatkan sering2...
semoga selalu dalam lindungan Allah SWT ya little one..

-----------------------

pagi2 ..bete.. iseng utak-atik hp..malah ke kunci dan ga tau gimana caranya unlock.. :)
terpaksa mbangunin si mas...
udah sebel dan kesel karena sepertinya si mas jg engga bisa langsung kasih solusi...
"ibu sabar too...jangan panik gitu..."
ya udah..tak percayakan pd mu, nak... alhamdulillah...beberapa saat kemudian, si mas masuk ke kamar ibune sambil tanpa banyak ngomong dan matanya masih hampir segaris...belum melek penuh.. ditunjukkan caranya unlock hehehehe....
"kok bisa tau caranya sih, Dan?"..
"feeling aja, bu..."
alhamdulillah, selalu bisa dijadikan andalan di saat2 kritis...

---------------------------

iseng buka tagging temen2 di FB, ada videoclip yg di tag si mbak untuk ibunya..
bukan videonya yg bikin petasan maupun kembang api pergantian tahun baru kalah meriah dengan yg kurasakan saat kubaca tulisannya :
 Ibu Retno Iswarin harus nonton ini biar gak merasa bersalah banget kalo ntar tiba2 dapet tiket umrah plus nginep di zamzam tower. Big applause for my mother who manage to maintain three kids, seven cats, two houses, and two big families intact (heart emoticon)   Sorry for not being home as often as I should...

Sunday, November 01, 2015

my wonder boy..

Tidak tau apa yg sedang Tuhan persiapkan utk saya. Mengapa ujianNya begitu berat. Seperti jatuh ditimpa traktor. Sudah ditipu yg katanya temen..bunga bank naik tinggi..
besar sekali sepertinya dosaku padaNya.
Beberapa kali kurasakan malas betul untuk sholat. Rasanya sia2 yg sudah kulakukan. Menangis di atas sajadah pun ga ada hasilnya.. Allah ga kunjung iba pada saya..

Lalu suara di belakangku perlahan  mengajakku untuk sholat isya berjamaah..
"Bu.. sholat berjamaah yuuk.."..
Ya Allah.. syukurku padaMu.. aku diparingi anak yg sholeh..
Untukmu ibu akan coba terus bertahan my wonder boy..