Insha Allah tanggal 5 April 2008 ini selesai sudah pelatnas Iga di Bandung... heeh kangen juga pengen ketemu sama si nduk ini... Entah dia kangen sama emaknya apa tidak... :-)
Semoga apa yang dicita-citakannya di restui oleh YMK. Amin.
Katanya dia sudah potong rambut, tapi agak kependekan, bu .... tapi masih kelihatan kayak cewek kok, bu.... katanya temen2 Iga, Iga jadi keliatan lebih fresh...
embuhlah... ibumu menerimamu dalam keadaan apapun, nduk... :-)
Short Message for My Beloved Kids
Jangan pernah putus asa dengan hidupmu, karena Tuhan tidak pernah putus asa membentukmu!
Friday, April 03, 2009
Saturday, March 21, 2009
Senyummu semangat hidupku..

Lihatlah... pose-pose foto si ade' jaraangg sekali dia cemberut, selalu tersenyum...tertawa... nyengir... Sejak bayi Arisku sangat royal dengan senyumnya... Tidak mampu rasanya melukai perasaannya... bahkan saat dia dalam "puncak kriminalnya..."
Personnal approachmentnya sungguh luar biasa..!! Perhatiannya pada kakak-kakak dan neneknya sangat mengagumkan, bukan karena dia anakku tersayang.. the dearest one.. lantas kupuji-puji. Tapi memang kadang responnya terhadap suatu kejadian sangat amazing untuk anak seumurnya... Misalnya yang baru saja terjadi, saat kami ma
kan berdua saja di resto ikan bakar Cianjur.. Aris pesan es lemon tea kesukaannya, ga sengaja karena asyik bertempur dengan ikan gurami asam manisnya, gelas minum kesenggol dan tumpah hingga tinggal sepertiganya... Aku tidak berkomentar apa pun, tapi Aris dengan wajah menyesal sudah langsung menghibur dirinya sendiri sekaligus merupakan permintaan maaf ke ibunya "mungkin"... (tapi kayaknya iya...), " ga pa pa, bu... masih ada air putih yang bisa kuminum kok..." Kusuruh dia untuk pesan lagi, tapi tetap tidak mau.... Akhirnya aku pura-pura tidak bisa menghabiskan air minumku yang kebetulan sama dengan pesanan Aris... Kutawarkan ke dia, "Ris...ibu ga habis nih.. habisin gih.. sayang kalau ditinggal...." Terharu rasanya liat dia dengan happy banget meneguk es lemon tea dari gelasku yang sengaja cuma kuminum sedikit...Saat belanja cemilan berdua dengannya, selalu dia teringat untuk membelikan juga kakak-kakaknya, mbak Iga sukanya chips yang rasa sapi panggang, mas Ardan yang keju bakar... Bahkan kadang tidak segan dia menegur ibunya jika menurut dia ibunya membeli cemilan yang tidak perlu... "Bu... nanti kalau
banyak-banyak ibu gendut loh..." Atau juga mengingatkan, " belum beli telur loh... sama daging burger ya... kita masih punya roti tawar kok, Bu.... Lampu kamar mandinya mbak Sum putus belum dibeliin gantinya.."Untuk urusan preparing juga paling correct... buku pelajaran selalu oke, baju seragam, bahkan kalau kebetulan kita mau pergi untuk menginap, si Ade' ini yang paling bawel mengingatkan masnya yang super slebor... "mas, kamu bawa celdamnya kurang 1, nanti kl habis berenang kamu ga ada gantinya loh..." Atau sewaktu si mbak masih pakai bechel gigi," mbak Iga... sikat gigi antikmu sudah dibawa beluum..." Checking jendela, pintu, kran air juga merupakan bagian dari tanggungjawab Aris yang tidak pernah kuminta untuk dilakukannya... Betul-betul bisa diandalkan.. Turun dari mobil, dengan sigap Aris akan mengunci pintu depan dan pintu belakang yang tidak terjangkau auto door lock tanpa perlu diingatkan... Tapi kalau pergi dengan kakak-kakaknya... sampai dower emaknya musti ingetin untuk kunci pintu mobil...
Tidak pernah Aris biarkan ibunya lama sendirian di kamar, selalu saja tiba-tiba dia muncul di pintu kamar... senya
m-senyum... Kalau kutanya, dia cuma nyengir dan berlalu... "I just want to know you, mom.." Kalau kebetulan dia pergoki ibunya lagi bad mood atau nangis, Aris pasti segera pelukin atau belai-belai rambut ibunya tanpa berkata apa pun... Tidak salah rasanya dia kuberi nama Dearestantrianto Haditz Fardana. Dari kata dearest, an - anak, tri - ke tiga, anto - nama sponsor utama = anak ketigaku yang tersayang... Haditz = tuntunan untuk perbuatan baik. Fardana akronim dari Fadil - Aris - Sabhrina... Seharusnya nicknamenya adalah Ares... tapi si ade' lebih suka dipanggil Aris - Anaknya Retno Iswarin... "Ares tuh nama dewa perang, ibu... am a lover..not a fighter.." deeuuhh... si aiiss....Bahagianya pendampingmu besok, mendapatkanmu yang selalu tersenyum dan penuh perhatian... Yaah... rugi deh ibu... Ibu yang besarin kamu, ibu yang ajari kamu how to be a gentleman, ibu yang tunjukkan arah untuk jadi anak yang sholih... eeh... orang lain yang ndapetin... :-) Enggalah...dearest one... Ibu ikhlas kau jadi anak yang berguna for the people arround you...
Insha Allah...
Thursday, March 05, 2009
Kids Management
Kids management memang betul-betul memerlukan jiwa besar, kelapangan hati, jiwa muda (ciiee.... karena kalau tidak bisa mengerti perasaan teenagers... akan sulit untuk bisa memahami gejolak jiwanya yang up and down...) tetapi juga kadang soldier's method.... (tegas dan ga bisa ditawar... take it or leave it...). Sehingga sering harus meluangkan waktu untuk coba memahami mengapa my Kids tergila-gila Avatar... Harry Potter... Bleach... Power Ranger... bahkan sampai pada bengong di TV mengikuti serial yang judulnya saja emaknya ga tau... filem kartun Jepang... Naruto apa gitu.... Padahal kalau mengikuti 'ego si emak' lebih suka nonton discovery channel, Golden ways nya Mario Teguh, atau berita dan gossip terkini hehehehe...... Alhamdulillah upaya study banding dalam rangka menyelami jiwa my Kids tidak terlalu banyak gagal... karena sering kudengar 'pujian tulus' dari anak-anak, tanpa pamrih dan tidak berbanding lurus dengan kenaikan uang saku... tentang ibunya yang keren... cool... bahkan sangar... weleeh... Ibu kok sangar ??
Yang paling kecil yang paling hebat personnal approachmentnya, sering pujian untuk emaknya muncul begitu saja, mmm... ibu cantik... ibu wangi... ibu harus banyak senyum supaya ndak jelek-jelek amat.... (maksoed loe..??). Si kecil tapi tebal ini juga sering sms ibunya jika dia menilai ibunya lagi manyun or setengah tiang... just to say... Mom.. I love you... atau ibuu...senyum dong... atau ibu kalau cemberut kayak monster... Si mas yang sangat suka musik dan masak (wow...!) juga terbuka dengan ibunya... diskusi lagu-lagu baru mulai dari ST12, Glenn, Ari lasso... okelah... Tadinya kuping tua yang biasa dengan lagu-lagunya Broery, tembang kenangan, campur sari... pusing juga beradaptasi dengan lagu-lagu jaman sekarang yang isinya dimadu, ditinggal mati, patah hati, nyuruh selingkuh aaahhh.... cinta tanah air, perjuangan kok jarang banget.... Tapi demi mengerti jiwa si bocah... tak coba-coba untuk menikmati... alhamdulillah, kadang si mas heran... loh.. ibu tau juga lagu d'massiv merindukanmu to ? Ya iyalaa... masa ya iya dong ? kan mulan jameela..bukan jamee dong... yeee...... !!
Yang rada susah si mbak ini... aduuh... seiring dengan usianya, bawaannya mau hura-huraaa... teyuusss... sampai lupa makan, pulang-pulang sudah cape, tidur... maghrib bangun, mandi sholat... belajar... sambil sms-an... katanya diskusi pelajaran... bweeh !! Kalau lagi bete, mengurung diri di kamar... sampai sering diteriakin adiknya yang paling kecil dan paling usil... mbaakk... dicari ibu loh...!! Ibu sudah lupa mukamu kayak apa...
Kalau minta ijin ke ibunya selalu diiringi dengan reasoning yang historical and memorable...
Please ya, bu... boleh ya aku nonton teman-teman berjuang pertandingan sepakbola... ini kan pertandingan sekali seumur hidup, tahun depan aku kelas 12 sudah ga ada lagi pertandingan kayak gini... aku ga mau kehilangan kesempatan masa remajaku...
Emangnya kamu ditunjuk jadi cheer lady? Kalau memang mau nonton lagi ya tahun depan ga usah naik kelas to... ugh... ibu ini... Lha piye, wong pulang sekolah jam 2 siang, sampai rumah sudah hampir jam 3, pertandingan jam 4 sore, njur kamu makan siang jam berapa ? padahal besok katanya ulangan susulan dengan materi yang buanyaak dan susah... aku janji nanti makan siang di kantin sekolah... makan apa ? kan ada siomay atau mie ayam, bu... ya.. please... awwaa.... badan sepanjang itu cuma dikasih siomay atau mie ayam ? ga akan bisa menggantikan energi yang kamu pakai seharian, ndhukk... sepiring siomay itu cuma untuk kakimu... lalu manaa untuk badanmu... untuk tanganmu... untuk kepalamu...??
Dapat kuliah seperti itu, masih aja si nddukk mengeluarkan jurus penakluknya, aku udah pelajari bahwa sesendok makan nasi, setara dengan kalori sekian... sebutir telur bisa menghasilkan kalori sekian...dst.. dst...
Yaah...kalau jadwal acaranya masih pada jam-jam sinar matahari kelihatan masih bisalah ijin diberikan... tapi yang terbaru kemaren, minta ijin nonton final pertandingan basket sekolahnya, yang diselenggarakan di GOR yang letaknya di ujung timur kota Semarang... Padahal home sweet home kami letaknya di ujung barat kota Semarang... pertandingan dimulai setelah maghrib... mau berangkat diboncengin teman perempuannya... Wis, terpaksa ibunya mantak aji untuk menyusun kalimat yang bisa dipahami si ndhukk yang kadang susah dibukakan mata hatinya...tanpa alasan yang reasonable... Lihat ibunya cuma diam tanpa kata... (kayak lagunya d'massiv... judulnya 'diam tanpa kata'... tapi lagunya heboh banget....)... si ndhuk keliatan gelisah... Alasan yang sifatnya memorable dan historical seperti biasa sudah disampaikan... ini kan cuma sekali seumur hidup, tahun depan sudah ga ada lagi, nanti kami kumpul di rumah temen yang dekat dengan GOR untuk sholat dan makan dulu... Liat ibunya tetep tidak merespon, saat selesai sholat maghrib, si ndhukk ngaji surah Al Waqiah dan Ar Rahman... 2 surat yang direkomendasikan untuk mohon pertolongan Allah agar keinginan dikabulkan... mau ga mau nyengir juga emaknya....
Akhirnya setelah berdebat hingga bertetesan air mata darah, disepakati dan disetujui, boleh nonton final basket malam-malam di GOR yang letaknya di ujung dunia itu dengan syarat:
1. HP tidak boleh ada alasan habis batereinya sehingga ga bisa dihubungi.
2. Pulang ke mbah putri (karena relatif lebih dekat dari GOR itu) jam 9 malam harus sudah
sampai di mbah putri. Kalau terlambat 10 menit pun, maka ini adalah ijin terakhir yang
diberikan untuk keluar malam.
3. Bobo di mbah putri supaya paginya bisa fresh berangkat sekolah.
So, it's deal....
Eh, sekitar jam 7 malam ada sms dari si ndhukk... bu, kayaknya sekolahku main terakhir... bisa-bisa udah waktunya pulang ku belum sempat nonton mereka main... Wah... inii...musti diterapkan metode tentara, ya minta temanmu untuk mengabadikan permainan mereka, laporan minta mereka sampaikan besok !
Aduuuh..... cemas juga mikir route pulang si ndhukk.... anak gadisku tidak menyadari bahwa route perjalanan pulang dia di malam hari akan melewati daerah-daerah yang 'rawan'... Doaku mengiringi kepergian dan kembalimu ndhuk anakku cah ayu...
Yang paling kecil yang paling hebat personnal approachmentnya, sering pujian untuk emaknya muncul begitu saja, mmm... ibu cantik... ibu wangi... ibu harus banyak senyum supaya ndak jelek-jelek amat.... (maksoed loe..??). Si kecil tapi tebal ini juga sering sms ibunya jika dia menilai ibunya lagi manyun or setengah tiang... just to say... Mom.. I love you... atau ibuu...senyum dong... atau ibu kalau cemberut kayak monster... Si mas yang sangat suka musik dan masak (wow...!) juga terbuka dengan ibunya... diskusi lagu-lagu baru mulai dari ST12, Glenn, Ari lasso... okelah... Tadinya kuping tua yang biasa dengan lagu-lagunya Broery, tembang kenangan, campur sari... pusing juga beradaptasi dengan lagu-lagu jaman sekarang yang isinya dimadu, ditinggal mati, patah hati, nyuruh selingkuh aaahhh.... cinta tanah air, perjuangan kok jarang banget.... Tapi demi mengerti jiwa si bocah... tak coba-coba untuk menikmati... alhamdulillah, kadang si mas heran... loh.. ibu tau juga lagu d'massiv merindukanmu to ? Ya iyalaa... masa ya iya dong ? kan mulan jameela..bukan jamee dong... yeee...... !!
Yang rada susah si mbak ini... aduuh... seiring dengan usianya, bawaannya mau hura-huraaa... teyuusss... sampai lupa makan, pulang-pulang sudah cape, tidur... maghrib bangun, mandi sholat... belajar... sambil sms-an... katanya diskusi pelajaran... bweeh !! Kalau lagi bete, mengurung diri di kamar... sampai sering diteriakin adiknya yang paling kecil dan paling usil... mbaakk... dicari ibu loh...!! Ibu sudah lupa mukamu kayak apa...
Kalau minta ijin ke ibunya selalu diiringi dengan reasoning yang historical and memorable...
Please ya, bu... boleh ya aku nonton teman-teman berjuang pertandingan sepakbola... ini kan pertandingan sekali seumur hidup, tahun depan aku kelas 12 sudah ga ada lagi pertandingan kayak gini... aku ga mau kehilangan kesempatan masa remajaku...
Emangnya kamu ditunjuk jadi cheer lady? Kalau memang mau nonton lagi ya tahun depan ga usah naik kelas to... ugh... ibu ini... Lha piye, wong pulang sekolah jam 2 siang, sampai rumah sudah hampir jam 3, pertandingan jam 4 sore, njur kamu makan siang jam berapa ? padahal besok katanya ulangan susulan dengan materi yang buanyaak dan susah... aku janji nanti makan siang di kantin sekolah... makan apa ? kan ada siomay atau mie ayam, bu... ya.. please... awwaa.... badan sepanjang itu cuma dikasih siomay atau mie ayam ? ga akan bisa menggantikan energi yang kamu pakai seharian, ndhukk... sepiring siomay itu cuma untuk kakimu... lalu manaa untuk badanmu... untuk tanganmu... untuk kepalamu...??
Dapat kuliah seperti itu, masih aja si nddukk mengeluarkan jurus penakluknya, aku udah pelajari bahwa sesendok makan nasi, setara dengan kalori sekian... sebutir telur bisa menghasilkan kalori sekian...dst.. dst...
Yaah...kalau jadwal acaranya masih pada jam-jam sinar matahari kelihatan masih bisalah ijin diberikan... tapi yang terbaru kemaren, minta ijin nonton final pertandingan basket sekolahnya, yang diselenggarakan di GOR yang letaknya di ujung timur kota Semarang... Padahal home sweet home kami letaknya di ujung barat kota Semarang... pertandingan dimulai setelah maghrib... mau berangkat diboncengin teman perempuannya... Wis, terpaksa ibunya mantak aji untuk menyusun kalimat yang bisa dipahami si ndhukk yang kadang susah dibukakan mata hatinya...tanpa alasan yang reasonable... Lihat ibunya cuma diam tanpa kata... (kayak lagunya d'massiv... judulnya 'diam tanpa kata'... tapi lagunya heboh banget....)... si ndhuk keliatan gelisah... Alasan yang sifatnya memorable dan historical seperti biasa sudah disampaikan... ini kan cuma sekali seumur hidup, tahun depan sudah ga ada lagi, nanti kami kumpul di rumah temen yang dekat dengan GOR untuk sholat dan makan dulu... Liat ibunya tetep tidak merespon, saat selesai sholat maghrib, si ndhukk ngaji surah Al Waqiah dan Ar Rahman... 2 surat yang direkomendasikan untuk mohon pertolongan Allah agar keinginan dikabulkan... mau ga mau nyengir juga emaknya....
Akhirnya setelah berdebat hingga bertetesan air mata darah, disepakati dan disetujui, boleh nonton final basket malam-malam di GOR yang letaknya di ujung dunia itu dengan syarat:
1. HP tidak boleh ada alasan habis batereinya sehingga ga bisa dihubungi.
2. Pulang ke mbah putri (karena relatif lebih dekat dari GOR itu) jam 9 malam harus sudah
sampai di mbah putri. Kalau terlambat 10 menit pun, maka ini adalah ijin terakhir yang
diberikan untuk keluar malam.
3. Bobo di mbah putri supaya paginya bisa fresh berangkat sekolah.
So, it's deal....
Eh, sekitar jam 7 malam ada sms dari si ndhukk... bu, kayaknya sekolahku main terakhir... bisa-bisa udah waktunya pulang ku belum sempat nonton mereka main... Wah... inii...musti diterapkan metode tentara, ya minta temanmu untuk mengabadikan permainan mereka, laporan minta mereka sampaikan besok !
Aduuuh..... cemas juga mikir route pulang si ndhukk.... anak gadisku tidak menyadari bahwa route perjalanan pulang dia di malam hari akan melewati daerah-daerah yang 'rawan'... Doaku mengiringi kepergian dan kembalimu ndhuk anakku cah ayu...
Wednesday, March 04, 2009
Doa buat mbah putri..

Kondisi kesehatan eyang putrinya anak-anak yang biasa disapa dengan "mbah putri" semakin menurun... Penyakit maag nya semakin "bandel" dan kambuh kapan saja tanpa gejala yang jelas... Segala macam obat, ganti dokter beberapa kali masih juga belum menolong.... Belakangan kalau paramedis sudah "judheg"... lantas dibilang bahwa maag eyang putri kambuh karena terlalu banyak yang dicemaskan... sebaiknya sabar, sumeleh, pasrah dan lain-lain... well...yach... talking is cheap, people follow like sheep...
Kambuhnya yang kemaren diiringi sesak nafas, dokter bilang ada indikasi koroner pada jantung mbah putri...aduuh... kok yo adaaa aja... padahal untuk urusan diet demi kesehatan, mbah putri ini imannya cukup tabah... tidak akan tergoda dengan makanan-makanan yang diketahui bakal menyebabkan kondisi fisiknya memburuk... Tapi manakala ada yang dicemaskan, produksi asam lambung dengan cepat meningkat dan komplikasi kemana-mana.... Dibawa ke Rumah Sakit pun.. treatment yang diberikan sudah bisa ditebak... oksigen dan suntikan untuk menetralisir asam lambung... Mungkin harusnya dibawa ke Rumah Sehat ya... bukan Rumah Sakit....
Upaya lain adalah dengan minta bantuan ke non medis alias pijat refleksi... disarankan untuk diiringi dengan mengirimkan doa al Fatekhah sebanyak-banyaknya demi kesembuhan mbah putri... Jadi saya minta anak-anak untuk ikut mengirimkan doa ke mbah putrinya, karena saya sedang jagain beliau, saya sms si mbak sebagai anak tertua untuk menuntun adik-adiknya sholat hajat dan mengirimkan doa al Fatekhah 75 kali untuk kesehatan mbah putri...
ya, bu... siap!!.. nanti kubilangin adik-adik supaya kirim doa untuk, mbah putri... begitu bunyi sms si mbak melegakan hati... padahal sudah lewat jam 9 malam.. tadinya saya kuwatir anak-anak malas karena mengantuk...
Sebentar kemudian masuk lagi sms dari si mbak...
Bu, aris nawar, gimana kalau 75 kali dibagi 3, jadi masing-masing baca doanya 25 kali... Soalnya aris kuwatir ketiduran pas baca doa padahal belum genap 75 kali...
Eaalaah...bocah... baca doa aja dinego... tapi ya ga masalah, wong kanjeng nabi Muhammad SAW juga melakukan negosiasi waktu diperintahkan untuk mendirikan sholat...yang penting ikhlas...
Alhamdulillah... mbah putri bisa tidur nyenyak sehingga bangun pagi sudah segar kembali...
Friday, February 27, 2009
Sepeda Motor impian...
Di usianya yang menginjak belasan tahun ini si mas sudah mulai "ribut" pengen motor... padahal usianya belum memungkinkan untuk mendapatkan SIM C secara legal..
.. temen-temenku sudah punya SIM C, bu... mereka nembak..
Ealah, le... anakku cah bagus...lha kalau kamu pake seragam SMP terus ditangkep polisi, pasti polisi tau kalau anak2 SMP tuh ga mungkin punya SIM C yang sah... ibu malu dong... Pendidik kok ketauan anaknya nembak SIM C... Udahlah, nanti kalau sudah waktunya insha Allah akan ada juga jalannya...
iya, deh...
Emang kamu mau motor yang kayak apa sih ?
ya..motor laki lah, Bu... yamaha vixion.. soalnya honda tiger kan mahal..
loh...lha rumangsamu kalau yamaha vixion tuh ga mahal ?
ya kalau gitu yang bangsanya Vega R atau Supra aja deh...
itu kan motor cewek, Dan... terlalu kecil untuk kamu...nanti kamu jadi kayak beruang sirkus naik sepeda....
ibu ni..... lha kalau gitu terserah ibu, deh...
gimana kalau Bajaj aja, Dan... gagah gedhe keren... tapi nanti kamu dibilang pengendara Bajaj ? Atau scorpio ? Wah... tapi ga enak dipake mbocengin kata mbak Iga... Mega Pro ?? kayak bapak-bapak nggak sporty... ya memang yang bagus yamaha vixion ya...? Tapi bagusnya dimana sih, le ?
itu loh, bu ada pelindung di kakinya, jadi kalau tabrakan kakinya ga papa...
woo... ga mau ibu, kalau cita-citanya mau tabrakan... udah pake aja vario matic...
yaah... ga bisa banter, bu... ga asyik nge-gas kalau ganti kopling...
yo, wis... yamaha Vega R aja. .. tapi nanti kamu kayak beruang sirkus, Dan...
ibu ni niat mbeliin apa engga, sih ??
hahahaha.... ardan.. ardan... anakku sayang, dunia pun kamu minta pasti ibu berikan kalau ibu mampu, ibu belum mampu juga pasti ibu usahakan demi kebahagiaanmu sayang... tapi... sepertinya sekarang belum waktunya untuk kamu naik motor... Insha Allah segala hal yang diupayakan dengan ridho Allah akan terasa nikmat untuk dimiliki...
insha Allah, bu....
alhamdulillah ya Tuhan, anakku bisa mengerti nasehat ibunya...
Fa bi ayyi aalaa-i rabbikumma tukadzdzibaann..
.. temen-temenku sudah punya SIM C, bu... mereka nembak..
Ealah, le... anakku cah bagus...lha kalau kamu pake seragam SMP terus ditangkep polisi, pasti polisi tau kalau anak2 SMP tuh ga mungkin punya SIM C yang sah... ibu malu dong... Pendidik kok ketauan anaknya nembak SIM C... Udahlah, nanti kalau sudah waktunya insha Allah akan ada juga jalannya...
iya, deh...
Emang kamu mau motor yang kayak apa sih ?
ya..motor laki lah, Bu... yamaha vixion.. soalnya honda tiger kan mahal..
loh...lha rumangsamu kalau yamaha vixion tuh ga mahal ?
ya kalau gitu yang bangsanya Vega R atau Supra aja deh...
itu kan motor cewek, Dan... terlalu kecil untuk kamu...nanti kamu jadi kayak beruang sirkus naik sepeda....
ibu ni..... lha kalau gitu terserah ibu, deh...
gimana kalau Bajaj aja, Dan... gagah gedhe keren... tapi nanti kamu dibilang pengendara Bajaj ? Atau scorpio ? Wah... tapi ga enak dipake mbocengin kata mbak Iga... Mega Pro ?? kayak bapak-bapak nggak sporty... ya memang yang bagus yamaha vixion ya...? Tapi bagusnya dimana sih, le ?
itu loh, bu ada pelindung di kakinya, jadi kalau tabrakan kakinya ga papa...
woo... ga mau ibu, kalau cita-citanya mau tabrakan... udah pake aja vario matic...
yaah... ga bisa banter, bu... ga asyik nge-gas kalau ganti kopling...
yo, wis... yamaha Vega R aja. .. tapi nanti kamu kayak beruang sirkus, Dan...
ibu ni niat mbeliin apa engga, sih ??
hahahaha.... ardan.. ardan... anakku sayang, dunia pun kamu minta pasti ibu berikan kalau ibu mampu, ibu belum mampu juga pasti ibu usahakan demi kebahagiaanmu sayang... tapi... sepertinya sekarang belum waktunya untuk kamu naik motor... Insha Allah segala hal yang diupayakan dengan ridho Allah akan terasa nikmat untuk dimiliki...
insha Allah, bu....
alhamdulillah ya Tuhan, anakku bisa mengerti nasehat ibunya...
Fa bi ayyi aalaa-i rabbikumma tukadzdzibaann..
Tuesday, February 24, 2009
Fa bi ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaan

Never realize that I must face my birthday like this year...
At that day I just get up and die a little..
Can't barely stand on my feet, take a look in the mirror and cry,
LORD what you're doing to me...
But then...
"selamat ulang tahun...ibu...!"
si ndukk selesai gosok gigi dengan mulut segar berbau pasta gigi, cium pipi ibunya yang tambah tuwek satu tahun ini...
"aku juga !! selamat ulang tahuunn mommy...."
si endut dengan mesra peluk ibunya yang sisiran aja belum, mmmuuuaahhh.....mmmuuuaaahhh...
kiri... kanan... jidat... mata kiri mata kanan....
duuh ... ibu ga perlu cuci muka lagi nih kayaknya...
si mas ndeketin pelan-pelan... malu-malu...
"selamat ulang tahun ibu" dengan suaranya yang masih pecah berantakan menjelang dewasa,
malu-malu cium ibunya... ealaahh...nang....nang... kikuk banget mau cium ibunya..
I feel alive... go to bathroom...
and as I get back...
sebuah bucket kecil mawar putih ada di atas notebook Toshiba putihku..
ooohh.... so sweet my little daughter...thankyou beloved one...
si endut, bingung... "yaah...aku ngado apa nih... uangku cuma 5 ribu..."
ndaak...sayang... ibu ndak minta apa-apa dari kamu kok...
"nanti kalau aku sudah kerja, punya uang sendiri, kubelikan perhiasan ya, bu..." janji si endut serius... "sekarang aku cium ibu aja lagi biar ibu sehat ya.. emmuaahhh...emmuuaahhh...eeemmmuuaahhh....!!"
WOW !!
well...life goes on... nothing special..
pulang sekolah, si mas lama ada di koperasi, ngapain..??? Beli buku atau ballpoint ya ? masa ballpoint udah cepet habis lagi sih...
masuk mobil bawa tas kresek hitam...
"Ibu, ini hadiah ulang tahun untuk ibu..." malu-malu tangannya mengulurkan es krim walls tiramisu... "ibu kan sukanya yang rasa tiramisu...."
ya Tuhan.... ternyata meskipun keliatannya acuh, si mas ini sangat penuh perhatian pd ibunya..
perhatikan juga es krim kesukaan ibunya...
Fa bi ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaan....
Monday, January 19, 2009
Belajar - Makan - Wirausaha

Waktu balita dijuluki 'samson' oleh eyang kakungnya, karena ukuran tubuhnya tidak sesuai standar Kartu Menuju Sehat... grafik pertumbuhannya selalu di atas grafik standar yang tertera di situ...
Sekarang ardan sudah tumbuh semakin menjulang tinggi di atas kepala emaknya... ukuran sepatunya juga sama dengan ukuran kolam lele....
Tapi yang bersangkutan enjoy aja...
Yang bikin pusing kalau waktunya belajar...!!
Adaaa...ajaaa ritual prior to study...
Bikin kopi dulu......, setelah itu baru siapkan buku pelajarannya, selesai itu ambil HP plus headsetnya untuk dengerin simpanan mp3 dan mp4 sambil belajar, rencanaa......
Belum juga 10 menit jenak di tempat belajar sudah 'ngilaanggg...'
Adiknya ditanya, "mana mas..de'?"
"kamar mandi, bu... curhat..."
Keluar dari kamar mandi bukannya langsung kembali belajar... eh, bikin mie instant...
Habis itu nawarin kakaknya jus wortel, memang untuk urusan 'tata boga' my greatest ardan ini ga pernah segan untuk berkuliner...
Ada kesepakatan, untuk satu gelas jus wortel dia dapat 'upah' 10.000 rupiah...
Karena kakaknya perlu mengkonsumsi wortel supaya minus kacamatanya tidak nambah,
so it's deal !
Seneng banget si mas karena 'adonan' jusnya dipuji kakaknya, wortel + jeruk + madu...
Nawarin lagi, "mbak, kan rambutnya suka rontok, tak bikinkan jus seledri ya.."
"yaach !! mana enak...?" jawab si embak..
"wow, tak jamin enak wis to... 7000 ya..."
"mafia !!" protes si embak, but it's deal....
entah dicampur apa, tapi kata si embak lumayan... weleeh...
Baru juga gelas selesai dicuci, nongol lagi si Ardan, "masih ada sprite di kulkas sama pepaya ga manis... sama nanas asem sisa rujaknya ibu dibikin fruit punch yuukk..."
MASYA ALLAAHH....
"Kapan belajarnya, maasss............???" gemes juga si embak yang lagi serius belajar.
"lho...kata ibu aku musti belajar berwirausaha..?"
"terus aku mbok jadikan kelinci percobaan ?? semalam minum jus macem2..?? mules aku, Dan...!"
Friday, January 09, 2009
WOMAN...!!!

Woman...!! Begitu sebutan aris kalau lagi "jengkel" pada kakak perempuannya...
"What are you doing, Woman..?! Sms-aannn...teruusss..."
"Woman ini kalau ibu pergi kok ikutan pergi sih??"
Kalimat ini muncul karena pada saat ibunya ada tugas ke luar, ndilalah kakak perempuannya juga mempunyai daftar tugas yang sama, training OSN ke Bandung 1 bulan, belum juga selesai trainningnya sudah dapat panggilan dari Yayasan Bina Bangsa untuk mengikuti student exchange program ke Jepang 2 minggu...
Bingung juga saya harus memanage si nDhuk ini dari jauh... Mulai dari urus visa dan paspor dia urus sendiri, padahal sudah saya sarankan untuk minta tolong travel biro aja, tapi dasar bocah yg inginnya new adventure and serba 'sempurna'... Jungkir balik ya dilakoni sendiri..
Yang mabok ya ibunya, karena sms tidak pernah berhenti masuk ke HP dengan biaya roaming yang muaahaall... Mulai tanya dimana berkas Kartu Keluarga, dimana ibu simpan jaket winter, aku bawa baju berapa, nyiapin souvenirnya yang untuk host family apa, souvenir untuk teman2 AFS lain apa, piye ini harus pake baju tradisional, nyiapin apa untuk cultural exchange...aduuhh...
Terpaksa seluruh networks yang dimiliki emaknya dikerahkan untuk memfasilitasi si nDhuk ini.. Urusan perlengkapan baju winter diserahkan kakak sepupunya di Bogor, urusan souvenir diamanahkan ke budenya, logistik dan akomodasi dan tambahan uang saku dipasrahkan ke 4 oomnya di Jakarta (busyeet....deh...), persiapan kostum cultural exchange diselesaikan dengan sempurna oleh eyangnya hehehe.... Ortunya nyumbang doa dari jauuuuhhh....
Belum juga berangkat, datang lagi sms susulan dilengkapi proposal via email mohon ijin untuk sepulang dari Jepang menyusul teman2nya yang studi wisata ke Bali...
Bocaahh... dengan menghiba-hiba terisak-isak di telpon minta ijin karena perjalanan studi wisata ini hanya akan terjadi seumur hidupnya satu kali saja... Ya Allah nDhuk... ibu ini mikir apa badanmu ga roboh kalau baru pulang dari Jepang terus besok malamnya naik bis dari Semarang ke Bali ??
Well yach, bagaimana lagi...tangis anak adalah derita ibu.. derai tawamu adalah semangat hidup ibu... setelah rembugan dengan salah satu oomnya Jakarta, jadilah si nDhuk berangkat Denpasar langsung dari Jakarta dengan pesawat.. Dijanjikan guru2nya akan dijemput di bandara Ngurah Rai untuk gabung dengan teman2nya...
Ternyata pesawatnya delay sampai 2 jam, rombongan teman2 si nDhuk sudah bergerak menjauh dari wilayah pantai Kuta, njur sopo yang njemput kamu, nDhuk..?
"aku kontak temenku waktu OSN di Makasar yang tinggal di Bali, Bu. Wulan dan ayahnya mau jemput aku dan antar aku ke tempat teman2..."
mau ga mau nyengir juga ku dalam hati, buah jatuh ga jauh dari pohonnya hehehe...
Bisa juga anakku memanfaatkan jalur networking yang dibangun lewat smsnya yang ga pernah berhenti dari pulang sekolah hingga menjelang sekolah (di sekolah ga boleh aktifkan HP..)
Nowadays, si nDhuk bersama ke 4 kawannya yg juga terlibat student exchange sedang berusaha mengejar seluruh ketinggalan tugas2nya, ulangan semesternya yang membuat rapot semester 1 nya ga bisa diterimakan...
Canda adik2nya... "wah mbak Iga pecahkan record, tadinya kukira cuma aku yg pecahkan record dengan 1 remidi dan aris turun ranking drastis... malah mbak Iga rapotnya ga keluar..."
Rapot bukanlah hasil akhir perjuangan kalian, Kids... Performance tidak akan sempurna tanpa akhlak dan budi pekerti yang menyertai kalian sepanjang perjuangan hidup kalian.. inner beauty juga musti dibina...
"inner beauty tuh berarti daleman yang bagus ya, Bu...??"
bocaaaahhh..............@@#$#@???!!&^%$@@
Tuesday, January 06, 2009
Telephone can take the place...
kala jauh dari anak-anak, cuma telephone yang bisa diandalkan untuk melepas rindu pada "ardana"... internet mereka ga bisa akses bebas selama di pengungsian...
jadilah pengeluaran terbesar ada di pos komunikasi..
sekali sms 3000 rupiah, terima sms dari tanah air kena roaming international charge 1500, so total 4500 sekali kirim..
yang dari Indonesia mah no problem... mereka cuma kena charge 600 rupiah, jadi tenang aja send sms ke hp ibunya mulai dari mengeluhkan penderitaan, minta tambahan uang saku, sampai tanya not lagu Yen ing Tawang ono Lintang karena ada tugas sekolah..!!
Lucu-lucu, dan kadang mengharukan sms-sms buah hatiku ini...
* ibu, bagaimana kabarmu ? kenapa lama tidak sms, aku kawatir ibu kehujanan
* bu, aku perlu flash disk
* ibu tuh kalau aku ga sms berarti ga ada yang perlu dikawatirkan..
* mbah putri masak enak, mas Ardan makannya banyak..
kadang-kadang mereka lupa bahwa ibunya ada di jarak 16 jam di belahan bumi eropa,
* bu, kacamata renangku dimana ?
* bu pe er ku belum ditanda tangani
* aku ada tugas bhs Indonesia, temanya terserah, tapi harus ditulis dg sistematika yg urut mulai dari kata pengantar, pendahuluan dst sampai ke daftar pustaka. Diketik spasi rangkap, margin atas kiri 4 cm margin kanan bawah 3 cm. Ibu ada ide ?
sering juga pertanyaan ibunya dijawab dengan cara yang saksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya,
* OK
* sudah
* belum
* i l u 2
aduuh.... kan rugi.. udah ibunya nulis nasehat, petuah, pesan, jawaban yang panjang cuma dijawab begitu... :-(
but whatever you are my kids.. I am proud of you..
jadilah pengeluaran terbesar ada di pos komunikasi..
sekali sms 3000 rupiah, terima sms dari tanah air kena roaming international charge 1500, so total 4500 sekali kirim..
yang dari Indonesia mah no problem... mereka cuma kena charge 600 rupiah, jadi tenang aja send sms ke hp ibunya mulai dari mengeluhkan penderitaan, minta tambahan uang saku, sampai tanya not lagu Yen ing Tawang ono Lintang karena ada tugas sekolah..!!
Lucu-lucu, dan kadang mengharukan sms-sms buah hatiku ini...
* ibu, bagaimana kabarmu ? kenapa lama tidak sms, aku kawatir ibu kehujanan
* bu, aku perlu flash disk
* ibu tuh kalau aku ga sms berarti ga ada yang perlu dikawatirkan..
* mbah putri masak enak, mas Ardan makannya banyak..
kadang-kadang mereka lupa bahwa ibunya ada di jarak 16 jam di belahan bumi eropa,
* bu, kacamata renangku dimana ?
* bu pe er ku belum ditanda tangani
* aku ada tugas bhs Indonesia, temanya terserah, tapi harus ditulis dg sistematika yg urut mulai dari kata pengantar, pendahuluan dst sampai ke daftar pustaka. Diketik spasi rangkap, margin atas kiri 4 cm margin kanan bawah 3 cm. Ibu ada ide ?
sering juga pertanyaan ibunya dijawab dengan cara yang saksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya,
* OK
* sudah
* belum
* i l u 2
aduuh.... kan rugi.. udah ibunya nulis nasehat, petuah, pesan, jawaban yang panjang cuma dijawab begitu... :-(
but whatever you are my kids.. I am proud of you..
Thursday, January 01, 2009
The First Snowing in Goettingen
Saat salju mulai turun, suasana berubah jadi putiiihhh.....
hhmmm....kayak di kartu-kartu pos...
dan cuaca menjadi tidak terlalu dingin lagi...
terima kasih ya Tuhan...
Tuesday, November 11, 2008
Goettingen dari ketinggian
Nord Uni (universitas Jabal Ulum)
Akhirnya...balik lagii ke Nord Uni...setelah 8 tahun yang lalu menyelesaikan studi, balik lagi ke Nord Uni yang terlihat semakin "angker" dan keren...
Kebanyakan students malas pergi ke Nord Uni karena letaknya di atas bukit, jalannya nanjak dan udaranya relatif lebih dingin dibandingkan kota bawah.
Tapi pepatah kuno bilang, dapatkan ilmu sekalipun sampai ke negeri Cina. Padahal negeri Jerman malah lebih jauh dari negeri Cina kalau dari Indonesia...
Winter, Nopember 2008
Goettingen
Thursday, October 02, 2008
Lebaran...lebaran....
Lebaran tahun ini 1 Syawal 1429 H seperti biasa kami berniat sholat Ied di lapangan Pancasila Simpang Lima....supaya nanti pulangnya bisa langsung sowan ibu, karena rumah ibu dekat dengan simpang lima. Hitung-hitung jika sholat Ied dimulai jam 6 pagi, berarti kami harus berangkat dari rumah jam 5 pagi, karena menghindarkan jalan-jalan yang ditutup untuk lokasi sholat dan antisipasi waktu berjalan ke arah lapangan Pancasila dari rumah ibu (mobil di parkir di tempat ibu).
Jika berangkat jam 5 pagi berarti pasukan harus disiagakan jam 4 pagi, mandi dan makan sekedarnya seperti yang di sunnahkan...
Dan jika jam 4 pagi siaga berarti logistik sebelum jam 4 pagi harus sudah siap. Dan itu berarti si babu ajaib harus sudah siap jam 3.30 pagi, cek perlengkapan sholat, cek baju-baju yang akan dipakai, karena kadang ada baju/celana yang kancingnya lepas, ada baju yang ga match dengan tema yang telah ditentukan...
(setiap tahun kami buat tema baju yang akan kita pakai, misalnya, tahun lalu adalah black and white, sehingga nuansa baju kami adalah baju hitam/putih dengan rok/celana panjang hitam/putih... tahun sebelumnya kami setuju dengan tema baju montir...jadi kami sowan orangtua tidak dengan baju muslim/ baju koko biasa tetapi baju dengan bordir tulisan "mercedez benz", "Ferrari", dan beraneka logo "iklan" sangaar man... ....komentar keluarga besar...: "weleeh...tampil beda ni ye...!!" )
Naa...tema tahun ini adalah "jeans..."...
Semua sepakat memakai jeans untuk sowan-sowan...
Seiring berjalannya waktu, pasukan sudah memiliki ukuran no celana yang satu sama lainnya compatible (maksudnya...bisa dipakai siapa saja... punya si mas bisa dipake si mbak, punya ibu dipake si adik...pokoknya modal ikat pinggang deh...)..
Di sini kericuhan mulai terjadi... karena malamnya pada nonton TV sampai larut, susah sekali pasukan disiagakan pagi-pagi, si adik yang biasanya paling pagi bangun pun jadi agak susah disiagakan...akhirnya masuk kamar mandi dengan mata masih setengah tertutup...
Keluar dari kamar mandi mukanya bengkok 5 cm ... bersungut-sungut protes...
"ibu...ini kok celana panjangnya ga enak dipakai sih...kebesaran kepanjangan..."
karena kupikir tadi malam sudah dimatching satu-satu, tanpa diselidiki lagi kubantu si adik menggulung kaki celananya...
Tepat jam 4.45 pasukan sudah siap...tinggal tunggu si emak yang seperti biasa jadi closing remarks... ga sreg aja rasanya jika pergi tapi kamar-kamar masih berantakan... alhamdulillah anak-anak tanpa disuruh sudah tau untuk mencuci sendiri bekas makan dan minumnya... jadi piring kotor engga numpuk di dapur...
Selesai mandi anak-anak dibekali uang untuk nanti dicemplungin di kotak amal yang biasa disediakan di sekitar tempat sholat Ied. Si adik dengan sigap melipat rapi uangnya dan dimasukkan ke dalam kantong celana jeansnnya yang baru...
Si emak pun buru-buru dandan dan berganti pakaian... lhoh...??!! kemana celana jeans yang sudah tak siapkan di kursi ?? kok ilang ?? mungkin kelupaan tertinggal di dapur kali ya...
ga ada juga !! di dalam lemari pakaian ga ada juga....!!
Begitu gantungan pakaian di balik pintu di cek... lhoh ?? kok celana jeans si adik masih tergantung dengan manisnya ??? waduuh... bener deh... ternyata adik keliru ambil celana jeans, dia pikir ibunya sudah siapkan semua di kursi... pantas tadi dia kesulitan memakai celana jeansnya...ahahaha.... lha kan panjang buanget... pinggang dia ga masalah karena merasa dipersenjatai dengan ikat pinggang....
Ya ampuun... sampai panik karena waktu sudah mepet...lha kok celana jeans bisa ilang... ga taunya dipakai si adik...
aiss....aiss.....
yang kacau lagi, pada saat dia mau masukkan uang amalnya ke kotak, dia bingung cari-cari di saku kantongnya kok ga ada... ya jelas lah... lha wong celana jeans yang ada uang amal di sakunya sedang dipakai ibunya.....??@#@%$^#$@@??!!
yang lucu lagi, pada saat sungkeman untuk berminal aidin wal fa izin, si adik dengan wajah serius minta maaf "maaf ya ibu, tadi pagi aku sudah bikin ibu bingung dan panik kehilangan celana..."
Subhanallah....nikmat Allah yang mana yang bisa diingkari ??
Jika berangkat jam 5 pagi berarti pasukan harus disiagakan jam 4 pagi, mandi dan makan sekedarnya seperti yang di sunnahkan...
Dan jika jam 4 pagi siaga berarti logistik sebelum jam 4 pagi harus sudah siap. Dan itu berarti si babu ajaib harus sudah siap jam 3.30 pagi, cek perlengkapan sholat, cek baju-baju yang akan dipakai, karena kadang ada baju/celana yang kancingnya lepas, ada baju yang ga match dengan tema yang telah ditentukan...
(setiap tahun kami buat tema baju yang akan kita pakai, misalnya, tahun lalu adalah black and white, sehingga nuansa baju kami adalah baju hitam/putih dengan rok/celana panjang hitam/putih... tahun sebelumnya kami setuju dengan tema baju montir...jadi kami sowan orangtua tidak dengan baju muslim/ baju koko biasa tetapi baju dengan bordir tulisan "mercedez benz", "Ferrari", dan beraneka logo "iklan" sangaar man... ....komentar keluarga besar...: "weleeh...tampil beda ni ye...!!" )
Naa...tema tahun ini adalah "jeans..."...
Semua sepakat memakai jeans untuk sowan-sowan...
Seiring berjalannya waktu, pasukan sudah memiliki ukuran no celana yang satu sama lainnya compatible (maksudnya...bisa dipakai siapa saja... punya si mas bisa dipake si mbak, punya ibu dipake si adik...pokoknya modal ikat pinggang deh...)..
Di sini kericuhan mulai terjadi... karena malamnya pada nonton TV sampai larut, susah sekali pasukan disiagakan pagi-pagi, si adik yang biasanya paling pagi bangun pun jadi agak susah disiagakan...akhirnya masuk kamar mandi dengan mata masih setengah tertutup...
Keluar dari kamar mandi mukanya bengkok 5 cm ... bersungut-sungut protes...
"ibu...ini kok celana panjangnya ga enak dipakai sih...kebesaran kepanjangan..."
karena kupikir tadi malam sudah dimatching satu-satu, tanpa diselidiki lagi kubantu si adik menggulung kaki celananya...
Tepat jam 4.45 pasukan sudah siap...tinggal tunggu si emak yang seperti biasa jadi closing remarks... ga sreg aja rasanya jika pergi tapi kamar-kamar masih berantakan... alhamdulillah anak-anak tanpa disuruh sudah tau untuk mencuci sendiri bekas makan dan minumnya... jadi piring kotor engga numpuk di dapur...
Selesai mandi anak-anak dibekali uang untuk nanti dicemplungin di kotak amal yang biasa disediakan di sekitar tempat sholat Ied. Si adik dengan sigap melipat rapi uangnya dan dimasukkan ke dalam kantong celana jeansnnya yang baru...
Si emak pun buru-buru dandan dan berganti pakaian... lhoh...??!! kemana celana jeans yang sudah tak siapkan di kursi ?? kok ilang ?? mungkin kelupaan tertinggal di dapur kali ya...
ga ada juga !! di dalam lemari pakaian ga ada juga....!!
Begitu gantungan pakaian di balik pintu di cek... lhoh ?? kok celana jeans si adik masih tergantung dengan manisnya ??? waduuh... bener deh... ternyata adik keliru ambil celana jeans, dia pikir ibunya sudah siapkan semua di kursi... pantas tadi dia kesulitan memakai celana jeansnya...ahahaha.... lha kan panjang buanget... pinggang dia ga masalah karena merasa dipersenjatai dengan ikat pinggang....
Ya ampuun... sampai panik karena waktu sudah mepet...lha kok celana jeans bisa ilang... ga taunya dipakai si adik...
aiss....aiss.....
yang kacau lagi, pada saat dia mau masukkan uang amalnya ke kotak, dia bingung cari-cari di saku kantongnya kok ga ada... ya jelas lah... lha wong celana jeans yang ada uang amal di sakunya sedang dipakai ibunya.....??@#@%$^#$@@??!!
yang lucu lagi, pada saat sungkeman untuk berminal aidin wal fa izin, si adik dengan wajah serius minta maaf "maaf ya ibu, tadi pagi aku sudah bikin ibu bingung dan panik kehilangan celana..."
Subhanallah....nikmat Allah yang mana yang bisa diingkari ??
Saturday, September 06, 2008
Kata Aris.......
Bulan Ramadhan ini banyak betul cobaan yang harus dihadapi, neneknya Aris keluar masuk rumah sakit, ganti-ganti dokter, bermacam-macam obat, mulai dari yang generik sampai yang patent, dari jamu sampai obat-obat sinshe....Cape juga bolak-balik rumah ibu- dokter - apotik - gubug sendiri, mana puasa lagi....
Tahu ibunya kecapean, Aris belai-belai rambut dan pipi saya, "sudah ibu sekarang istirahat dulu ya....hilangkan semua ingatan...(ingatan kok dihilangkan..de'...de'....). Tak nyanyikan lagu nina bobo biar ibu cepat bobo ya...."
Rasanya terharuuu banget denger ucapan seperti itu keluar dari mulut bocah kelas 6 SD. Terus aris bergumam lagu nina bobo; "nina bobo...oo...nina bobo....rrrr....rrrr....."
Lhah...!! Malah dia sendiri yang bobo ???!!!
Bocah...bocah....
Ya Tuhan, lindungilah anakku ini selalu sepanjang hidupnya, berkahilah dengan kebahagiaan lahir dan bathin...Amin.
Tuesday, August 12, 2008
Bis carteran yang kutunggu-kutunggu......

Hmm....hmm..... doeapoeloeh lima tahoen yang laloe... kami diberangkatkan naik bis ke Istana untuk latihan atau pun jalan-jalan.
Sekarang pun kebiasaan itu tidak bisa dihilangkan....untuk jalan-jalan di abad yang sekarang inii.. kami dinaikkan bis lagi...
alhamdulillah bukan truk tronton yang disediakan untuk kami...
mengingat ukuran tubuh yang sudah mulai pada membesar ini.......

Tapi katanya sudah disiapkan cukup banyak ban serep cadangan untuk berjaga-jaga jika ban bis pinjaman ini meletus...!!
Monday, August 11, 2008
Suratan nasib.....
Gelar Pasukan....??? Gelar Selimut.......???
Dua puluh lima tahun yang lalu.....
kami dilatih untuk Gelar Pasukan sebagai Pengibar Bendera Pusaka di Istana Merdeka.
Tiada hari tanpa berbaris....



Dua puluh lima tahun kemudian.... kami sudah terlatih untuk GELAR SELIMUT di karpet untuk tiduurr... Bukan hotel berbintang atau fasilitas mewah yang kami perlukan, melainkan kebersamaan untuk berbagi cerita...suka dan tawa setelah 25 tahun berpisah...


Tapi ternyata ketebalan daging dan lemak di tubuh bukanlah jaminan untuk alas tidur yang nyaman... Duuh...padahal keluarga yang kami tinggalkan taunya ibu, mama, nyak, inang bobonya di hotel berbintang..... ambooyy.......
nb. Foto sengaja dibuat gelap untuk menghindarkan konotasi yang negatif...
kami dilatih untuk Gelar Pasukan sebagai Pengibar Bendera Pusaka di Istana Merdeka.
Tiada hari tanpa berbaris....



Dua puluh lima tahun kemudian.... kami sudah terlatih untuk GELAR SELIMUT di karpet untuk tiduurr... Bukan hotel berbintang atau fasilitas mewah yang kami perlukan, melainkan kebersamaan untuk berbagi cerita...suka dan tawa setelah 25 tahun berpisah...


Tapi ternyata ketebalan daging dan lemak di tubuh bukanlah jaminan untuk alas tidur yang nyaman... Duuh...padahal keluarga yang kami tinggalkan taunya ibu, mama, nyak, inang bobonya di hotel berbintang..... ambooyy.......nb. Foto sengaja dibuat gelap untuk menghindarkan konotasi yang negatif...
Thursday, July 17, 2008
AIRMATA RASULULLAH SAW...


Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam", kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.
Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?", tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?", tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku: "Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik.
Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya
menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?"
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata
Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku"
"peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."
Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii,ummatii,ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Wednesday, July 16, 2008
Liburan asyiikk..... (2)

sarapan ??? apa kelaparan...??
pagi mulai jam 4.30 alarm dari 3 buah HP berdering bergantian....
tapi pasukan tetep aja merem.... lama-lama "terpaksa" bangun juga untuk matiin alarm yang tidak berhenti-henti....
Jam 6 pagi pasukan sudah siap menyerbu sasaran tempat sarapan, perlahan tapi pasti penyerbuan dilakukan secara bertahap, diawali dengan cornflake dan semangkok besar susu, yang dikategorikan appetizer, dilanjutkan dengan kentang yang dimasak harshbrown beserta asesoriesnya berupa sosis, bacon, omelet campur bakmi tambah ayam masak mentega....sebagai menu utama...
Ya ampuuuunn..... kayak ga dikasih makan berbulan-bulan...!!
Sebagai dessert adalah toaster alias setangkup roti panggang dengan mentega dan coklat hazelnuts, ditambah croissant coklat, roti bundar dan masiiih....pancake dengan madu dan sirup mapple... weleeh...weleeh.... bener-bener ogah rugi, karena satu paket menu sarapan dihargai Rp.75.000,00 per kepala, sedangkan kami berempat hanya dapat jatah 2 kupon sarapan sehingga mesti nambah 2 paket yang dihargai Rp.136.000,00 karena si adik dihitung anak-anak....
padahal....boo.... porsi sarapannya bapak-bapak...!!!
Sewaktu ditegur kok sarapan kayak orang kalap, jawab mereka...
"bu, kami ini kan sedang dalam masa pertumbuhan..."
"kami perlu energi cukup untuk menikmati liburan..."
"katanya ibu senang kalau kami ma'emnya banyak...."
Yaa...tapi kok engga makan buah atau sayurannya ??
"kan tadi di omelet sudah ada paprika, jamur, bawang bombay...??"
aduuh... susah sekali anak-anak ini makan sayur dan buah...
kecuali si mas, buah-buahan dia suka.... apel, jeruk, semangka, pepaya...amblas dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.....
Okelah....yang penting pasukan sehat dan happy...
perjalanan diawali dengan pembagian tugas, mas bawa ransel, adik bawa kamera, mbak bawa satu kantong sandal jepit... ibu bawa diri hehehe....
Sudah makan sebanyak itu si mas masih protes... ranselnya berat..
Lha wong badan segedhe gitu gendhong ransel kok mengeluh ???
Langsung tak tawari... ibu yang gendhong ransel, mas yang bawain tas cantik ibu..., gimana ??
"idiih...emang aku bences....???" akhirnya mau juga si mas gendhong ranselnya sambil tertawa.... Membayangkan dia musti bawa tas cantik ibunya hehehe......
Istilah si mbak.... child abusement alias perbudakan anak-anak.... woo njaluk dijewer bocah-bocah iki... didhawuhi ibune kok pijer protes ae....
tapi yaah...itulah dinamika hidup...canda dan tawa dan cinta.....
hanya itu yang ada diantara kita...
terimakasih ya Tuhan...
Tuesday, July 15, 2008
TC Iga di Salatiga
Sejak tanggal 12 Juli yang lalu, Iga mulai pelatihan untuk persiapan olimpiade sains di bidang biologi di kota Salatiga bersama-sama teman-temannya yang lain. Rencananya sekitar 1 bulan mereka akan ditraining sebelum berangkat ke tingkat Nasional. Di sana Iga harus belajar mandiri, mulai mengurus baju kotor hingga persiapan pelajaran... Belajar cuci baju secara manual...kalau saja ada, pengin rasanya kubelikan Iga mesin cuci portable yang bisa dibawa-bawa... Kalau ada travel iron, kenapa belum ada travel washmachine ya...???
Yaah...banyak hikmah dibalik semuanya, Iga tidak hanya memperkaya kemampuan otaknya tetapi juga kemandiriannya, "dipaksa" mengkonsumsi lauk yang biasanya ditolak dan dihindari di meja makan, bersosialisasi... Insya Allah...tidak hanya ilmu yang kamu dapatkan, Ndhuk....
Doa ibu menyertaimu...
Yaah...banyak hikmah dibalik semuanya, Iga tidak hanya memperkaya kemampuan otaknya tetapi juga kemandiriannya, "dipaksa" mengkonsumsi lauk yang biasanya ditolak dan dihindari di meja makan, bersosialisasi... Insya Allah...tidak hanya ilmu yang kamu dapatkan, Ndhuk....
Doa ibu menyertaimu...
Subscribe to:
Posts (Atom)



